MAKALAH VLAN DAN LAN

MAKALAH VLAN DAN LAN 

BAB I
PENDAHULUAN



I.1 Latar Belakang Permasalahan
VLAN merupakan suatu model jaringan yang tidak terbatas pada lokasi fisik seperti LAN, hal ini mengakibatkan suatu network dapat dikonfigurasi secara virtual tanpa harus menuruti lokasi fisik peralatan. Penggunaan VLAN akan membuat pengaturan jaringan menjadi sangat fleksibel dimana dapat dibuat segmen yang bergantung pada organisasi atau departemen, tanpa bergantung pada lokasi workstation.


Perbedaan yang sangat jelas dari model jaringan Local Area Network dengan Virtual Local Area Network adalah bahwa bentuk jaringan dengan model Local Area Network sangat bergantung pada letak/fisik dari workstation, serta penggunaan hub dan repeater sebagai perangkat jaringan yang memiliki beberapa kelemahan. Sedangkan yang menjadi salah satu kelebihan dari model jaringan dengan VLAN adalah bahwa tiap-tiap workstation/user yang tergabung dalam satu VLAN/bagian (organisasi, kelompok dsb) dapat tetap saling berhubungan walaupun terpisah secara fisik.
Pemanfaatan teknologi jaringan komputer sebagai media komunikasi data hingga saat ini semakin meningkat. Kebutuhan atas penggunaan bersama resources yang ada dalam jaringan baik software maupun hardware telah mengakibatkan timbulnya berbagai pengembangan teknologi jaringan itu sendiri. Seiring dengan semakin tingginya tingkat kebutuhan dan semakin banyaknya pengguna jaringan yang menginginkan suatu bentuk jaringan yang dapat memberikan hasil maksimal baik dari segi efisiensi maupun peningkatan keamanan jaringan itu sendiri. Berlandaskan pada keinginan-keinginan tersebut, maka upaya-upaya penyempurnaan terus dilakukan oleh berbagai pihak. Dengan memanfaatkan berbagai tekhnik khususnya teknik subnetting dan penggunaan hardware yang lebih baik (antara lain switch) maka muncullah konsep Virtual Local Area Network (VLAN) yang diharapkan dapat memberikan hasil yang lebih baik dibanding Local area Network (LAN).

I.2 Tujuan Permasalahan

1. Mahasiswa mampu memahami aplikasi VLAN.
2. Mahasiswa mampu mengkonfigurasi VLAN dengan switch CISCO
3. Mahasiswa mampu mengkonfigurasi inter-VLAN dengan Cisco Router

I.3 Batas Permasalahan
Di dalam Bab III akan dibahas tentang Virtual LAN
1. Mengapa Virtual LAN dibutuhkan?
2. Mengapa menggunakan Virtual LAN?
3. Bagaimana Virtual LAN bekerja??

BAB II
LANDASAN TEORITIS


II.1 Pengertian Virtual LAN (Local Area Network)
VLAN merupakan suatu model jaringan yang tidak terbatas pada lokasi fisik seperti LAN, hal ini mengakibatkan suatu network dapat dikonfigurasi secara virtual tanpa harus menuruti lokasi fisik peralatan. Penggunaan VLAN akan membuat pengaturan jaringan menjadi sangat fleksibel dimana dapat dibuat segmen yang bergantung pada organisasi atau departemen, tanpa bergantung pada lokasi workstation seperti pada gambar dibawah ini

II.2 Pengertian Virtual LAN (Local Area Network) menurut Hendra Wijaya
Di dalam jaringan komputer kita mengenal suatu metode yaitu VLAN, yang mana VLAN sendiri merupakan singkatan dari Virtual Local Area Network. Sesuai dengan namanya VLAN adalah sebuah LAN yang dibuat berdasarkan pengelompokkan user dengan mengkonfigurasi pada networking device ( biasanya pada switch), dengan adanya VLAN, host yang terhubung ke switch bisa dikategorikan atau dikelompokkan, jadi seakan-akan ada 2 atau lebih LAN yang berbeda meskipun sebenarnya hanya menggunakan 1 buah switch.
Virtual Local Area Network (VLAN) menurut Hendra Wijaya (2001, 46) adalah network yang disegmentasi secara virtual tanpa harus menuruti lokasi fisik peralatan. Switch dapat dikonfigurasi menjadi Virtual LAN yang bekerja mirip seperti konsep subnetting dari TCP/IP.
Hal ini mempermudah pengaturan jaringan karena jika ada perubahaan lokasi personel karena perubahaan organisasi misalnya, jaringan dapat diatur tanpa harus memindahkan peralatan jaringan. Jadi dengan VLAN, pengaturan jaringan menjadi fleksibel di mana kita dapat membuat segmen yang bergantung pada organisasi atau departemen, tanpa bergantung pada lokasi personel atau peralatan komputer.
Konfigurasi dari sebuah VLAN dilakukan berdasarkan infrastruktur fisik semua komputer yang terhubung pada suatu lokasi. Pengguna (user) dikelompokkan pada lokasi di mana komputer mereka terhubung pada sebuah switch dan dihubungkan dengan interkoneksi sebuah router yang mensegmen semua switch yang ada. Misalnya Divisi Customer Service dapat dihubungkan ke switch yang sama dengan Divisi Operasi dan Pengembangan Jaringan, karena lokasi fisik yang berdekatan. Router akan membagikan segmen yang sama dengan bandwith yang sama pula, meskipun kebutuhan bandwith dari masing-masing workgroup atau departemen berbeda-beda.

II.3 Dasar-dasar Virtual LAN (Local Area Network)
Seperti tampak pada Gambar3, network-network switch layer 2 biasanya dirancang sebagai networknetwork yang flat atau datar, setiap paket broadcast yang ditransmisikan akan terlihat oleh setiap alat di network tidak tergantung apakah alat itu membutuhkan atau tidak. Jika PC 0 mengirimkan sebuah frame maka tersebut akan diforward ke semua end device (PC0-PC5)

Gambar 3
Secara defaul, router membolehkan broadcast hanya di dalam network di mana paket broadcast itu berasal, tetapi switch-switch mem-forward paketpaket broadcast ke semua segmen. Alasan mengapa disebut network yang flat adalah karena network-network berada dalam satu broadcast domain, jadi bukan karena rancangan datar secara fisik. Jika pada gambar 1 diterapkan sebuah network swithch layer 2 maka frame hanya akan di forward kan ke host tujuan sehingga frame tidak akan terlihat oelh host lain dalam jaringan. Jadi keuntungan terbesar yang diperoleh dengan memiliki network switch layer 2 adalah ia menciptakan sebuah coallision domain sendiri-sendiri untuk setiap alat yang terhubung ke setiap port pada switch tersebut. Skenario ini membebaskan kita dari keterbatasan jarak Ethernet sehingga sebuah wan yang lebih besar dapat dibuat. Tetapi setiap kemajuan baru biasanya akan diikuti dengan masalah baru juga, semakin besar jumlah user dan alat, semakin banyak broadcasr dan paket yang harus di tangani oleh sebuah switch, dan
masalah yang lain nya adalah security atau keamanan. Keamanan menjadi faktor yang sangat penting karena di dalam internetwork switch layer 2, semua user secara default dapat melihat semua alat di network tersebut, dan kita tidak bisa menghentikan alat-alat tersebut untuk melakukan broadcasting atau menghentikan user untuk melakukan respon terhadap broadcast. Jika kondisinya seperti demikian maka pilihan keamanan hanya terrbatas pada menempatkan password pada server dan alat-alat di network. Tetapi akan berbeda jika kita menciptakan sebuah
Virtula LAN (VLAN), banyak masalah yang bias dipecahkan pada switching layer 2 dengan VLAN.
Ada beberapa cara VLAN dalam menyederhanakan management network :
1. Penambahan, perpindahan, dan perubahan network dilakukan dengan mengkonfigurasi sebuah port ke VLAN yang sesuai.

2. Sekelompok user yang memerlukan keamanan yang tinggi dapat ditempatkan pada sebuah VLAN sehingga tidak user di luar VLAN tersebut yang dapat berkomunikasi dengan mereka.


3. Sebagai pengelompokan logikal user berdasarkan fungsi, VLAN dapat dianggap independen dari lokasi fisikal atau geografisnya.

4. VLAN dapat meningkatkan keamanan network

5. . VLAN-VLAN meningkatkan jumlah broadcast domain dan pada saat yang sama
memperkecil ukurannya sendiri.

BAB III
PEMBAHASAN


III.1 Mengapa Virtual LAN dibutuhkan?
Menjadi Sangat penting juga VLAN ini digunakan, yaitu ketika network Anda menjadi semakin besar skalanya dan traffic broadcast menjadi beban di seluruh network Anda.
Beban terlalu besar yang disebabkan oleh traffic broadcast ini bisa menyebabkan network Anda jatuh dan tidak se-responsif sebelumnya.

III.2 Mengapa menggunakan Virtual LAN?
1. Kontrol Terhadap Broadcast
Broadcast terjadi di semua protokol, tetapi seberapa sering terjadinya tergantung pada
tiga hal berikut :
◦ Jenis protokol
◦ Aplikasi yang berkerja di internetwork
◦ Bagaimana layanan-layanan network digunakan
Aplikasi-aplikasi pada dewasa ini semakin banyak membutuhkan bandwith, terutama
aplikasi-aplikasi multimedia yang menggunakan broadcast dan multicast secara ekstensif. Memastikan agar network disegmentasi atau dipisahkan dengan baik, untuk mengisolasi masalah di satu segmen dan menghindari penyebarannya ke network lain atau internetwork adalah sebuah keharusan. Cara melakukan ini adalah dengan strategi switching dan routing yang baik, yaitu dengan network switch murni dan lingkungan VLAN. Semua peralatan di sebuah VLAN adalah
anggota dari broadcast domain yang sama dan menerima semua broadcast. Secara default, broadcast tidak akan dilewatkan pada pada port dari sebuah switch yang bukan merupakan anggota VLAN yang sama.

2. Keamanan
Administrator akan dapat memiliki control ternhadap setiap port dan user dengan cara
membuat VLAN dan menciptakan banyak kelompok broadcast, dengan demikian user tidak akan bisa lagi dengan leluasa untuk menghubungkan work station mereka ke sembarang port pada swich dan memperoleh akses ke sumber daya network. Vlan juga dapat dibuat sesuai dengan kebutuhan sumber daya nework dari user, switchswitch dapat dikonfigurasi untuk memberikan informasi ke sebuah stasiun managemen network jika ada akses-akses yang tidak diizinkan ke sumber daya network

3. Fleksibilitas dan Skalabilitas
Apakah perbedaan router dengan switch? Secara default switch membagi coallision domain sedangkan router membagi broadcast domain.



Gambar 4
Vlan2 Marketing 192.168.10.0/24
Vlan3 Finance 192.168.20.0/24
Vlan4 Sales 192.168.30.0/24
Vlan5 Engineering 192.168.40.0/24
Gambar 4 memperlihatkan bagaimana sebuah switch-switch yang menerapkan VLAN menghilangkan batasan-batasan fisikal. Gambar diatas menunjukkan bagaimana 4 buah VLAN digunakan untuk menciptakan sebuah broadcast domain untuk setiap departmen dalam perusahaan. Setiap port dari switch kemudian secara administrative ditempatkan sebagai sebuah anggota dari sebuah VLAN. Jika seorang user untuk Marketing (VLAN2) perlu ditambahkan, maka port yang digunakan untuk user tersebut dapat dibuat menjadi anggota VLAN2 tidak bergantung dari lokasi fisikal dari port atau lokasi user baru tersebut.
Mengapa VLAN di mulai dengan no 2, nomor ini tidak lah penting tetapi mengapa tidak dimulai
dengan VLAN1? Karena VLAN1 adalah sebuah VLAN administratif dan cisco merekomendasikannya untuk tujuan administrative saja. Secara default semua port dalam sebuah switch adalah anggota dari VLAN1 sebelum port tersebut di masukkan menjadi anggota VLAN yang lain, dan VLAN1 ini tidak dapat dihapus ataupun diubah dari
switch.

III.3 Bagaimana Virtual LAN bekerja?
VLAN diklasifikasikan berdasarkan metode (tipe) yang digunakan untuk mengklasifikasikannya, baik menggunakan port, MAC addresses dsb. Semua informasi yang mengandung penandaan/pengalamatan suatu vlan (tagging) di simpan dalam suatu database (tabel), jika penandaannya berdasarkan port yang digunakan maka database harus mengindikasikan port-port yang digunakan oleh VLAN. Untuk mengaturnya maka biasanya digunakan switch/bridge yang manageable atau yang bisa di atur. Switch/bridge inilah yang bertanggung jawab menyimpan semua informasi dan konfigurasi suatu VLAN dan dipastikan semua switch/bridge memiliki informasi yang sama. Switch akan menentukan kemana data-data akan diteruskan dan sebagainya atau dapat pula digunakan suatu software pengalamatan (bridging software) yang berfungsi mencatat/menandai suatu VLAN beserta workstation yang didalamnya untuk menghubungkan antar VLAN dibutuhkan router.

TIPE TIPE VLAN
Keanggotaan dalam suatu VLAN dapat di klasifikasikan berdasarkan port yang di gunakan, MAC address, tipe protokol.

1. Berdasarkan Port
Keanggotaan pada suatu VLAN dapat di dasarkan pada port yang di gunakan oleh VLAN tersebut. Sebagai contoh, pada bridge/switch dengan 4 port, port 1, 2, dan 4 merupakan VLAN 1 sedang port 3 dimiliki oleh VLAN 2, lihat tabel:
Tabel port dan VLAN
Port 1 2 3 4
VLAN 2 2 1 2
Kelemahannya adalah user tidak bisa untuk berpindah pindah, apabila harus berpindah maka Network administrator harus mengkonfigurasikan ulang.

2. Berdasarkan MAC Address
Keanggotaan suatu VLAN didasarkan pada MAC address dari setiap workstation/computer yang dimiliki oleh user. Switch mendeteksi/mencatat semua MAC address yang dimiliki oleh setiap Virtual LAN. MAC address merupakan suatu bagian yang dimiliki oleh NIC (Network Interface Card) di setiap workstation. Kelebihannya apabila user berpindah pindah maka dia akan tetap terkonfigurasi sebagai anggota dari VLAN tersebut.Sedangkan kekurangannya bahwa setiap mesin harus di konfigurasikan secara manual , dan untuk jaringan yang memiliki ratusan workstation maka tipe ini kurang efissien untuk dilakukan.

Tabel MAC address dan VLAN

MAC address 132516617738 272389579355 536666337777 24444125556
VLAN 1 2 2 1

3. Berdasarkan tipe protokol yang digunakan
Keanggotaan VLAN juga bisa berdasarkan protocol yang digunakan, lihat table
Tabel Protokol dan VLAN

Protokol IP IPX
VLAN 1 2

4. Berdasarkan Alamat Subnet IP
Subnet IP address pada suatu jaringan juga dapat digunakan untuk mengklasifikasi suatu VLAN.
Tabel IP Subnet dan VLAN

IP subnet 22.3.24 46.20.45
VLAN 1 2

Konfigurasi ini tidak berhubungan dengan routing pada jaringan dan juga tidak mempermasalahkan funggsi router. IP address digunakan untuk memetakan keanggotaan VLAN. Keuntungannya seorang user tidak perlu mengkonfigurasikan ulang alamatnya di jaringan apabila berpindah tempat, hanya saja karena bekerja di layer yang lebih tinggi maka akan sedikit lebih lambat untuk meneruskan paket di banding menggunakan MAC addresses.

5. Berdasarkan aplikasi atau kombinasi lain
Sangat dimungkinkan untuk menentukan suatu VLAN berdasarkan aplikasi yang dijalankan, atau kombinasi dari semua tipe di atas untuk diterapkan pada suatu jaringan.
Misalkan:
aplikasi FTP (file transfer protocol) hanya bisa digunakan oleh VLAN 1 dan Telnet hanya bisa digunakan pada VLAN 2.

A. Percobaan VLAN dengan Switch

VLAN tanpa Router
1. PC A dan PC B buat IP dengan NetID yang sama. Lakukan ping antara PC A dan PC B. Pastikan berhasil dan catat hasilnya.
Setting IP di PC :
# ifconfig eth0 192.168.1.2 netmask 255.255.255.0

2. Setting switch, untuk setting switch dari PC, lihat di lampiran.
a. Beri penamaan vlan
Dalam hal ini akan dibuat 2 buah VLAN yaitu TelkomA dan TelkomB yang akan diberi subnet yang berbeda-beda.
Switch>en
Switch#configure terminal
Switch(config)#vlan 10
Switch(config-vlan)#name TelkomA
Switch(config-vlan)#exit
Switch(config)#vlan 11
Switch(config-vlan)#name TekomB
Switch(config-vlan)#exit
Switch(config)#
b. Setting masing-masing interface
Switch(config)#interface fastEthernet 0/1
Switch(config-if)#switchport mode access
Switch(config-if)#switchport access vlan 10
Switch(config-if)#exit
Switch(config)#interface fastEthernet 0/2
Switch(config-if)#switchport mode access
Switch(config-if)#switchport access vlan 11
Switch(config-if)#exit
c. Untuk melihat konfigurasi, catat hasilnya
# show run
# show vlan

3. Tes koneksi antara PC A dan PC B, catat hasilnya dan bandingkan dengan langkah 1. Buat
kesimpulan sementara.

B. Percobaan VLAN dengan Switch dan Router

VLAN tanpa Router
1. PC A dan PC B buat IP dengan NetID yang sama. Lakukan ping antara PC A dan PC B. Pastikan berhasil dan catat hasilnya.
Setting IP di PC :
# ifconfig eth0 192.168.1.2 netmask 255.255.255.0

2. Setting switch, untuk setting switch dari PC, lihat di lampiran.
a. Beri penamaan vlan
Dalam hal ini akan dibuat 2 buah VLAN yaitu TelkomA dan TelkomB yang akan diberi subnet yang berbeda-beda.
Switch>en
Switch#configure terminal
Switch(config)#vlan 10
Switch(config-vlan)#name TelkomA
Switch(config-vlan)#exit
Switch(config)#vlan 11
Switch(config-vlan)#name TekomB
Switch(config-vlan)#exit
Switch(config)#
b. Setting masing-masing interface
Switch(config)#interface fastEthernet 0/1
Switch(config-if)#switchport mode access
Switch(config-if)#switchport access vlan 10
Switch(config-if)#exit
Switch(config)#interface fastEthernet 0/2
Switch(config-if)#switchport mode access
Switch(config-if)#switchport access vlan 11
Switch(config-if)#exit
c. Untuk melihat konfigurasi, catat hasilnya
# show run
# show vlan

3. Tes koneksi antara PC A dan PC B, catat hasilnya dan bandingkan dengan langkah 1. Buat
kesimpulan sementara.

B. Percobaan VLAN dengan Switch dan Router

VLAN dengan Router
1. Rubah IP di PC dan tambahkan gateway di masing-masingnya.
PC A :
# ifconfig eth0 192.168.1.2 netmask 255.255.255.0
# route add default gw 192.168.1.1
PC B :
# ifconfig eth0 192.168.2.2 netmask 255.255.255.0
# route add default gw 192.168.2.1
Lakukan tes koneksi antara PC A dan PC B, catat hasilnya.

2. Tambahkan setting di Switch untuk kabel yang terhubung ke Router (trunk)
Switch#conf t
Switch(config)#interface fastEthernet 0/4
Switch(config-if)#switchport mode trunk
Switch(config-if)#exit
Switch(config)#

3. Setting router, agar bisa dilakukan interkoneksi antar VLAN. Untuk setting Router dari PC, lihat di lampiran.
a. Konfigurasi pada satu interface di Router
--- System Configuration Dialog ---
Continue with configuration dialog? [yes/no]: no
Press RETURN to get started!
Router>
Router>enable
Router#conf t
Router(config)#interface fastEthernet 0/0
Router(config-if)#no shutdown
Router(config-if)#exit
b. Penambahan sub-interface, ini sesuai dengan banyaknya VLAN yang akan ditangani.
Berhubung pada kasus di atas hanya 2 VLAN, maka perlu dibuat 2 sub-interface saja.
Router(config)#interface fastEthernet 0/0.10
Router(config-subif)#encapsulation dot1Q 10
Router(config-subif)#ip address 192.168.1.1 255.255.255.0
Router(config-subif)#exit
Router(config)#interface fastEthernet 0/0.11
Router(config-subif)#encapsulation dot1Q 11
Router(config-subif)#ip address 192.168.2.1 255.255.255.0
Router(config-subif)#exit
Router(config)#^Z

4. Cek konfigurasi
Router# show run => untuk melihat semua konfigurasi dasar di router
Router# show ip interface brief => untuk melihat ip di masing2 interface
Router# show ip route => untuk melihat tabel routing

5. Lakukan tes koneksi dari PC A ke PC B dengan perintah ping dan traceroute, catat hasilnya dan bandingkan dengan langkah B.1.
BAB IV
PENUTUP


IV.1 Kesimpulan
Sebelum memahami Virtual LAN, suatu pengertian khusus mengenai definisi suatu LAN diperlukan. Sebuah LAN meliputi semua piranti jaringan yang berada pada satu broadcast domain. Suatu broadcast domain meliputi sekelompok piranti jaringan yang terhubung dalam suatu jaringan LAN yang bisa mengirim frame broadcast, dan semua piranti lainnya dalam satu segmen LAN yang sama akan menerima salinan frame broadcast tersebut. jadi bisa dikatakan bahwa suatu jaringan LAN dan suatu broadcast domain pada prinsipnya adalah hal yang sama.
Tanpa VLAN, sebuah Switch akan memperlakukan semua interface pada Switch tersebut berada pada broadcast domain yang sama – dengan kata lain, semua piranti yang terhubung ke Switch berada dalam satu jaringan LAN. Dengan adanya VLAN, sebuah switch bisa mengelompokkan satu atau beberapa interface (baca port) berada pada suatu VLAN sementara interface lainnya berada pada VLAN lainnya. Jadi pada dasarnya, Switch membentuk beberapa broadcast domain. Masing-masing broadcast domain yang dibuat oleh Switch ini disebut virtual LAN.


BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Era globalisasi ketika ini, sekian banyak  teknologi terus dikembangkan oleh sekian banyak  Negara, baik Negara maju maupun Negara berkembang. Salah satu teknologi yang sedang dikembangkan ketika ini merupakan mengenai jaringan computer. Dewasa ini terdapat sekian banyak  macam topologi jaringan yang digunakan. Mulai dari lingkup local maupun lingkup dunia sekalipun. Bagi mempelajari jaringan computer secara lebih jauh, bakal lebih efektif bila anda mempelajari jaringan computer dengan lingkup yang kecil terlebih dahulu yakni jaringan local atau tidak jarang disebut dengan LAN (Local Area Network).makalah hits

B. Rumusan Masalah
1. Pengertian LAN (Local Area Network)
2. Konsep Dasar Jaringan
3. Pemanfaatan Jaringan Komputer
4. Komponen Perangkat Keras
5. Keuntungan dan Kerugian LAN (Local AreaNetwork)
6. Manfaat Jaringan LAN (Local Area Network)


BAB II
PEMBAHASAN

A. Pengertian LAN (Local Area Network)
LAN mencerminkan suatu jaringan yang mencapai area yang terbatas, contohnya satu kantor satu gedung, di mana komputer yang memiliki jaringan secara fisik berdampingan satu dengan yang lainnya. LAN yang besar contohnya pada kantor atau perusahaan yang kompleks, dapat diceraikan menjadi sejumlah workgroup guna lebih mempermudah manejemennya. Dalam urusan ini, workgroup terdiri dari user yang mengerjakan share resource yang sama, laksana file, printer dan program aplikasi. Sebagai contoh, pada LAN sebuah perusahaan kamu dapat menciptakan workgroup guna departemen yang berbeda, laksana penjualan, keuangan, sumberdaya manusia. Jaraknya tidak cukup lebih hingga dengan 10 km.makalah hits

B. Konsep Dasar Jaringan
Jaringan komputer ialah sekelompok komputer yang saling dihubungkan dengan memakai suatu protokol komunikasi sampai-sampai antara satu komputer dengan komputer yang beda dapat berbagi data atau berbagi sumber daya (sharing resources).
Sistem pemasangan jaringan dapat dipisahkan menjadi dua macam, yakni :
Jaringan Terpusat
Adalah jaringan yang terdiri dari sejumlah node (workstation) yang terhubung dengan suatu komputer pusat atau dinamakan Server. Pada jaringan ini sistem kerja workstation tergantung dari komputer pusat. Dan komputer pusat tugasnya melayani permintaan akses dari workstation.
Jaringan Peer-to-Peer
Adalah jaringan yang terdiri dari sejumlah komputer yang saling bersangkutan antara satu dengan lainnya tanpa komputer pusat (server base). Pada setiap komputer workstation ada media penyimpanan (hard disk) yang berfugsi sebagai server individu.makalah hits
C. Pemanfaatan Jaringan Komputer
Pembentukan suatu jaringan komputer sangan erat dengan guna yang dapat didapatkan dengan adanya jaringan tersebut.
Bagi gunakan (sharing) perlengkapan (resources)
Dengan adanya jaringan komputer, maka pemakain sejumlah peralatan komputer laksana printer, hard disk, disket, scanner, CD-ROM dan lainnya dapat dilaksanakan bersama-sama saling bergantian tanpa mesti mengalihkan posisi perlengkapan yang terpasang tersebut.
Bagi gunakan software
Hampir dalam masing-masing organisasi, keterampilan dalam melakukan untuk pakai berkas atau file data dibutuhkan setiap hari. Beberapa tipe aplikasi PC, terutama program manajemen basis data atau database, didesain disamping supaya bisa digunakan oleh satu pemakai, pun dimungkinkan untuk digunakan bersama-sama dengan pemakai beda dalam masa-masa yang bersamaan. Atau dengan kata lain, guna mengakses dan meng-update file-file tadi. Paket yang lain, laksana program pengolah data (word processor) dan spreadsheet, banyak sekali didesaian melulu untuk satu pemakai yang bisa meng-update file.makalah hits
Komunikasi
Kominikasi antar pemakai dalam sebuah jaringan dapat dilaksanakan dengan memakai e-mail atau tele conference. Sehingga keperluan akan komunikasi antar pemakai dapat diisi tanpa mesti pindah dari lokasi kerjanya. Selain tersebut pemakai e-mail dapat mengurangi pemakaian pulsa telepon.
Pemrosesan terpusat (terdistribusi)
Didalam sebuah jaringan komputer, data dapat diubah secara terpusat atau secara terdistribusi. Pemrosesan secara terpusat dilakukan bilamana sebuah data yang diciptakan oleh tiap pemakai jaringan dikehendaki untuk dibulatkan dalam komputer pusat. Sebaliknya, pemrosesan terdistribusi dilakukan bilamana suatu kegiatan pengolahan data dari komputer pusat dapat digarap oleh tiap pemakai menurut spesialisasi bidang kerjanya.makalah hits
Keamanan data
Keamanan data dapat ditata oleh supervisor (administrator) dengan pemberian hak akses, pembatasan masa-masa akses dan pemberian password untuk mengayomi pemakaian komputer pusat.
D. Komponen Perangkat Keras
Tidak peduli apakah kamu sudah mempunyai sebuah network atau berniat menginstalasi network baru, kamu perlu memahami komponen-komponen perlengkapan keras yang digunakan.
Server

Komputer yang menjalankan sistem operasi jaringan yang bermanfaat sebagai server. Server meluangkan file, printer dan pelayanan lain guna client. Ada dua buah jenis server, yakni :
Server dedicated, server yang tidak memiliki faedah lain. Ia tidak dapat digunakan sebagai workstation. Untuk menyaksikan jenis dari server itu dapat diketahui melewati sistem operasi jaringan yang dijalankannya, contohnya Novell Netware.
Server Non-Dedicated, server yang pun bisa bermanfaat sebagai workstation. Contohnya : Microsoft Windows NT Server, Mocrosoft Windows NT Workstation, Microsoft Windows 95/98, Unix, Linux, Mac OS/2.makalah hits
Dari fungsinya, server dapat dipakai :
Menyimpan file-file yang dipakai bersama-sama pada hard disk-nya
Mengatur komunikasi (seperti pesan e-mail) antar workstation
Mengkoordinasikan pencetakan untuk printer yang digunakan bersama-sama
Server pun dapat menyimpan CD-ROM yang dapat digunakan oleh semua pemakai network
Bisa menyimpan tape drive atau drive beda yang dipakai untuk menyimpan hard disk server atau hard disk pada workstation
Dengan perangkat empuk dan keras tambahan, server dapat mengarahkan e-mail dari dan ke internet. Server juga dapat mengirimkan fax ke luar jaringan ke mesin-mesin fax yang terdapat di luar. Kenyataannya server nyaris dapat mengerjakan semua kegiatan yang merangkum pengiriman data.
Workstation

Komputer yang terhubung ke server dan bisa mengakses data dari server. Workstation menjalankan pelbagai sistem operasi dan adalahbagian dari network yang ada. Pada prakteknya workstation dipakai oleh pemakai secara langsung.makalah hits
Network Interface Card (NIC)

NIC atau adapter network ialah sebuah komputer hardware yang mutlak diperlukan jika kita mengharapkan merakit jaringan komputer memakai media penghubung kabel. NIC bermanfaat menghubungkan server ke sistem pengkabelan network. Berdasarkan tipe slot pada motherboard dipisahkan menjadi dua jenis:
Tipe slot ISA (slot warna hitam/coklat, lebih panjang)
Tipe slot PCI (slot warna putih, lebih pendek)
Switch/Hub (Concentrator/Repeater)


Sistem pengkabelan yang sangat populer untuk
Network Ethernet
menggunakan kabel
Unshielded Twisted Pair (UTP)
atau kabel terpilin yang tersingkap dengan konektor yang serupa dengan konektor telepon. Ini dinamakan dengan
10BaseT
. Untuk masing-masing adapter network pada masing-masing server atau workstation, di antara dari kabel-kabel ini bersangkutan ke
Hub/Switch
atau pusat pengkabelan.
Bridge, Router Dan Gateway

Bridge bermanfaat menghubungkan dua network dengan mentransfer data diantara network tersebut. Sebagai contoh, bridge dapat menghubungkan segmen kabel dari arsitektur Token Ring dengan arsitektur Ethernet, atau menghubungkan dua segmen Ethernet menjadi satu. Bridge dapat mengurangi kemudian lintas dengan melulu mengirimkan data yang benar-benar diniatkan guna komputer tujuan.makalah hits
Uninterrutible Power Supply (UPS)

Sudah jelas UPS tidak hanya dipakai oleh network. Anda dapat juga menggunakannya pada masing-masing alat yang memerlukan aliran listrik alternatif. UPS ialah alat yang paling penting untuk perusahaan yang memakai komputer guna produktifitasnya dan tidak hendak kehilangan data atau masa-masa kerja pegawai. Pada setiap suasana yang dapat dibayangkan, melewati UPS ialah investasi yang menguntungkan untuk masing-masing workstation, hub, dan server pada network.

Printer Dan Peripheral Lain

Printer ialah salah satu dalil utama mengapa ada network. Karena printer tidak selalu dipakai oleh masing-masing pemakai, bakal lebih hemat jika menggunakan satu printer bersama-sama. Printer dapat dihubungkan langsung pada workstation atau ke server.
Anda juga dapat memasang scanner, CD-ROM eksternal dan perlengkapan lain yang berguan dan dapat dipakai secara bersama-sama pada network.makalah hits
Skema Jaringan

Sebuah jaringan adalahsuatu perpaduan atau saling terhubungnya suatu perlengkapan PC (Personal Computer) pada PC yang lain.
Di SMKN 1 Cibinong,terdapat sebuah ruang yang di sebut pun ruang ICT (Information and Communication Technology) yang juga dipakai sebagai server di SMKN 1 Cibinong.
Di atas adalahsuatu denah jaringan Internet yang terkoneksi dari ruang ICT ke di antara laboratorium komputer di SMKN 1 Cibinong yakni Laboratorium Jaringan atau yang biasa dinamakan Lab.Jar SMKN 1 Cibinong.

Alat ini bisa Anda pakai untuk memperkuat sinyal WIFI saat Anda memakai laptop guna browsing di publik hotspot (cafe, kampus, bandara) atau untuk PC/Laptop yang tidak mempunya fitur WIFI. Ada sejumlah merek laptop yang sinyal wifinya agak lemah karena ciri khas chipset yang digunakan, sampai-sampai sinyal yang diciduk tidak dapat Good atau Excellent. Dan pun dikarenakan wifi laptop tidak mempunyai antena eksternal.makalah hits
Kehandalan telah teruji dan tidak gampang hang dampak panas. Chipset yang dipakai merek RALINK dengan tingkat sensitifitas yang tinggi. Didalamnya telah terpasang antena omni internal dengan jarak jangkau 100m/indoor dan 150m/outdoor (tergantung sikon lapangan).

EMPAT LAYER TCP/IP
TCP/IP (singkatan dari Transmission Control Protocol/Internet Protocol) ialah standar komunikasi data yang dipakai oleh komunitas internet dalam proses tukar-menukar data dari satu komputer ke komputer beda di dalam jaringan Internet. Protokol ini tidaklah bisa berdiri sendiri, sebab memang protokol ini berupa kelompok protokol (protocol suite). Protokol ini pun adalahprotokol yang paling tidak sedikit digunakan ketika ini. Data itu diimplementasikan dalam format perangkat empuk (software) di sistem operasi. Istilah yang diserahkan kepada perangkat empuk ini ialah TCP/IP stack.
Protokol TCP/IP dikembangkan pada akhir dasawarsa 1970-an hingga mula 1980-an sebagai suatu protokol standar guna menghubungkan komputer-komputer dan jaringan untuk menyusun sebuah jaringan yang luas (WAN). TCP/IP adalahsebuah standar jaringan tersingkap yang mempunyai sifat independen terhadap mekanisme transport jaringan jasmani yang digunakan, sampai-sampai dapat dipakai di mana saja. Protokol ini memakai skema pengalamatan yang simpel yang dinamakan sebagai alamat IP (IP Address) yang memperbolehkan hingga sejumlah ratus juta komputer guna dapat saling bersangkutan satu sama lainnya di Internet. Protokol ini juga mempunyai sifat routable yang berarti protokol ini sesuai untuk menghubungkan sistem-sistem bertolak belakang (seperti Microsoft Windows dan family UNIX) untuk menyusun jaringan yang heterogen.makalah hits

TCP/IP paling populer dan paling gampang diaplikasikan pada seluruh jenis komputer dan antarmuka jaringan. TCP/IP terdiri atas 4 layer yakni :
1. Network Interface layer
Merupakan lapisan sangat bawah yang bertugas mengantarkan dan menerima data dari media jasmani misalnya kabel, serat optik atau gelombang radio.
2. Internet Layer
Bertugas mengantarkan paket-paket data ke alamat yang tepat. Protokol pada Internet Layer terdapat tiga yakni IP,ICMP,dan ARP
3. Transport Layer
Berfungsi menyelenggarakan komunikasi data antara dua terminal. terdiri atas 2 bagian yakni TCP(TTransmission Control Protocol) dan UDP(User Datagam Protocol).
4. Application Layer
Pada Application Layer ditabung semua aplikasi, contohnya SMPTP,FTP,dan HTTP, yang langsung dipakai oleh program aplikasi.makalah hits
TUJUH LAYER OSI
OSI ialah sebuah standar interkoneksi yang dibuat oleh International Organization For Standardization yang bertugas meluangkan kerangka logika terstruktur bagaimana proses komunikasi data berinteraksi melewati jaringan. OSI sendiri adalahkependekan dari Open System Interconnetion. Tujuan dikembangkannya OSI ini ialah membuat efisiensi dalam komunikasi pada jaringan yang berbeda, khususnya pada komputer.makalah hits
Osi layer ini mempunyai tujuh lapis layer, yakni Application, Presentation, Session, Transport, Network, Data Link, Physical. Setiap layer itu mempunyai tugas yang berbeda-beda dalam proses komunikasi data. Osi layer ini dipecah menjadi dua groups yakni UPPER LAYER dan LOWER LAYER. Upper Layer ialah layer Application, Presentation, Session, sementara Lower Layer ialah layer Transport, Network, Data Link, Physical. Upper Layer lebih difokuskan pada software pemakai dan bagaimana file direpresentasikan di computer sementara lower layer ialah intisari komunikasi data melewati jaringan aktual.
Yang dimaksud open pada OSI ialah untuk mengaku model jaringan yang mengerjakan interkoneksi tanpa memandang perangkat keras/hardware yang dipakai sepanjang aplikasi komunikasi cocok dengan standart. Hal ini secara tidak langsung memunculkan modularity (dapat dirombak pasang).
Modularity mengacu pada pertukaran protokol di level tertentu tanpa memprovokasi atau merusak hubungan atau faedah dari level lainnya. Dalam suatu layer, protokol saling dipertukarkan, dan memungkinkan komunikasi terus berlangsung. Pertukaran ini dilangsungkan didasarkan pada perlengkapan keras hardware dari vendor yang bertolak belakang dan bermacam-macam dalil atau kemauan yang berbeda.
Cara Kerja OSI Layer.makalah hits
Ketika data ditransfer melewati jaringan, sebelumnya data itu harus melalui ke-tujuh layer dari satu terminal, mulai dari layer software sampai physical layer, lantas di sisi penerima, data tersebut melalui layer physical hingga aplikasi. Pada ketika data melalui satu layer dari segi pengirim, maka bakal ditambahkan satu header sementara pada sisi penerima header ditanggalkan sesuai dengan layernya. Dari setiap layer memiliki tugas tersendiri demi kelancaran data yang bakal dikirimkan. Berikut ialah deskripsi singkat sejumlah tugas dari setiap layer dari layer application hingga physical.
Model OSI
Application Layer: Menyediakan jasa untuk software pemakai. Layer ini bertanggungjawab atas pertukaran informasi antara program komputer, laksana program e-mail, dan service beda yang jalan di jaringan, laksana server printer atau software komputer lainnya. Seperti pada www.google.co.id, tampilan /interface yang anda lihat sehari-hari
Presentation Layer: Bertanggung jawab bagaimana data dikonversi dan diformat guna transfer data. Contoh konversi bentuk text ASCII guna dokumen, .gif dan JPG guna gambar. Layer ini menyusun kode konversi, translasi data, enkripsi dan konversi.makalah hits
Session Layer: Menentukan bagaimana dua terminal menjaga, merawat dan menata koneksi,- bagaimana mereka saling bersangkutan satu sama lain. Koneksi di layer ini dinamakan session.
Transport Layer: Bertanggung jawab membagi data menjadi segmen, mengawal koneksi logika end-to-end antar terminal, dan meluangkan penanganan error (error handling).
Network Layer: Bertanggung jawab menilai alamat jaringan, menilai rute yang mesti dipungut selama perjalanan, dan mengawal antrian kunjungan di jaringan. Data pada layer ini berbentuk paket.
Data Link Layer: Menyediakan link guna data, memaketkannya menjadi frame yang bersangkutan dengan hardware kemudian dibawa melalui media. komunikasinya dengan kartu jaringan, menata komunikasi layer physical antara sistem koneksi dan penanganan error.makalah hits
Physical Layer: Bertanggung jawab atas proses data menjadi bit dan mentransfernya melewati media, laksana kabel, dan mengawal koneksi jasmani antar sistem.

Straight
Pengkabelan jenis ini dipakai untuk menghubungkan tidak sedikit (lebih dari 2) komputer, dan melalui Switch Hub guna koneksi antar komputer. Jadi andai Anda memiliki 3 komputer yang hendak di hubungkan satu sama lain, kamu harus memakai pengkabelan jenis ini dan memerlukan Switch hub sebagai terminal.makalah hits
Pada type ini rangkaian kabel pada ujung satu dengan ujung lainnnya mesti sama. Dengan standard peletakan warna kabel laksana yang diperlihatkan pada gambar disamping. Susunannya mulai dari kiri yakni warna Putih Oranye (PO), Oranye (O), Putih Hijau (PH), Biru (B), Putih Biru (PB), Hijau (H), Putih Coklat (PC), Coklat (C). Dan pada ujung yang satunya rangkaian nya pun sama.
Cross
Untuk pengkabelan jenis ini, dipakai hanya guna menghubungkan 2 komputer saja. Jadi guna menghemat, anda tidah perlu melakukan pembelian switch hub lagi guna menghubungkan 2 komputer. Cukup memakai kabel jenis ini, 2 komputer anda sudah dapat terhubung.
Susunan pengkabelannya standard dapat di lihat laksana gambar di samping, yakni pada ujung yang satu dibuka dari kiri dengan warna Putih Hijau (PH), Hijau (H), Putih Oranye (PO), Biru (B), Putih Biru (PB), Oranye (O), Putih Coklat (PC), Coklat (C). Dan pada ujung yang lainnya yakni Putih Oranye (PO), Oranye (O), Putih Hijau (PH), Biru (B), Putih Biru (PB), Hijau (H), Putih Coklat (PC), Coklat (C). Bagi mengingatnya lebih mudah, dapat dengan nomor urutnya saja. yakni penukaran posisi berikut
PO 1 3 PH
O 2 6 H
PH 3 1 PO
B 4 4 B
PB 5 5 PB
H 6 2 O
PC 7 7 PC
C 8 8 C
Teori pengkabelan telah selesai, kini saatnya guna memasukkan rangkaian kabel itu pada RJ 45 Connector. Lalu pakai crimping tool (tang crimping) untuk membulatkan kabel dengan rj 45 connector tersebut. Jika sudah usahakanlah terlebih dahulu kabel itu sebelum di tancapkan pada CPU dan Switch HUB. Jika kabel telah OK, saatnya kamu untuk mengkonfigurasi komputer kamu (IP Addressing) agar komputer kamu bisa benar benar terhubung.makalah hits

Definisi hub,switch, router bridge
Jaringan komputer berkembang dengan paling cepat. Salah satu pemicunya ialah kebutuhan guna berbagi gunakan alat (device) maupun data baik pada tempat yang sama ataupun tempat yang berbeda. Jaringan komputer yang berada pada tempat yang sama dengan jarak yang tidak jauh dinamakan dengan jaringan komputer local (LAN). Topologi yang biasa dipakai pada jaringan lokal ini ialah topologi star. Ini berarti diperlukan satu alat ekstra yang dinamakan dengan hub atau switch.
3) menurut referensi OSI Layer Model. sampai-sampai dapat bekerja guna paket protokol apapun. LAN yang memakai Switch guna berkomunikasi di jaringan maka dinamakan dengan Switched LAN atau dalam jasmani ethernet jaringan dinamakan dengan Switched Ethernet LANs.
Router Alat yang bertugas untuk mengirimkan paket data dalam jaringan. router dapat dipakai jika tersambung sangat tidak dengan dua jaringan yang bertolak belakang sehingga penataan tersebut memerlukan sebuah router.Router sedang di sisi gateway suatu tempat dimana dua jaringan LAN atau lebih guna disambungkan. Router memakai HEADERS dan susunan tabel pendahuluan (Forwarding Table) guna menilai posisi yang terbaik untuk mengirimkan sebuah paket jaringan dan pun menggunakan protokol laksana ICMP,HTTP guna berkomunikasi dengan LAN lainnya dengan konfigurasi terbaik guna jalur antar dua host manapun.makalah hits
Bridge jaringan ialah sebuah komponen jaringan yang dipakai untuk memperluas jaringan atau menciptakan sebuah segmen jaringan. Bridge jaringan beroperasi di dalam lapisan data-link pada model OSI. Bridge pun dapat dipakai untuk menggabungkan dua buah media jaringan yang berbeda, laksana halnya antara media kabel Unshielded Twisted-Pair (UTP) dengan kabel serat optik atau dua buah arsitektur jaringan yang berbeda, laksana halnya antara Token Ring dan Ethernet. Bridge akan menciptakan sinyal yang ditransmisikan oleh pengirim namun tidak mengerjakan konversi terhadap protokol, sehingga supaya dua segmen jaringan yang dikoneksikan ke bridge itu harus ada protokol jaringan yang sama (seperti halnya TCP/IP). Bridge jaringan pun kadang-kadang menyokong protokol Simple Network Management Protocol (SNMP), dan sejumlah di antaranya mempunyai fitur diagnosis lainnya.
Terdapat tiga jenis bridge jaringan yang umum dijumpai:
Bridge Lokal: suatu bridge yang bisa menghubungkan segmen-segmen jaringan lokal.
Bridge Remote: dapat dipakai untuk menciptakan sebuah sambungan (link) antara LAN untuk menciptakan sebuah Wide Area Network.
Bridge Nirkabel: suatu bridge yang bisa menggabungkan jaringan LAN berkabel dan jaringan LAN nirkabel.makalah hits


E. Keuntungan Dan Kerugian LAN
Keuntungan LAN
1.Pertukaran file dapat dilaksanakan denganPertukaran file dapat dilaksanakan dengan gampang (File Sharing)mudah (File Sharing)
2.Pemakaian printer dapat dilaksanakan olehPemakaian printer dapat dilaksanakan oleh seluruh client (Printer Sharing)semua client (Printer Sharing)
3.File data yang keluar/masuk dari/ke serverFile data yang keluar/masuk dari/ke serverdapat di kontrol.dapat di kontrol.
4.Proses backup data menjadi lebih mudahProses backup data menjadi lebih mudahdan cepatdan cepat
5.FileFile--file data dapat ditabung pada server,file data dapat ditabung pada server, sampai-sampai data bisa diakses dari semuasehingga data bisa diakses dari semuaclient menurut keterangan dari otorisasi sekuritas dariclient menurut keterangan dari otorisasi sekuritas darisemua karyawan, yang bisa dibuatsemua karyawan, yang bisa dibuatmenurut struktur organisasimenurut struktur organisasiperusahaan sehingga ketenteraman data perusahaan sehingga ketenteraman dataterjamin.terjamin.makalah hits
6.Proses backup data menjadi lebih mudahProses backup data menjadi lebih mudahdan cepatdan cepat
7.Resiko kehilangan data oleh virusResiko kehilangan data oleh viruskomputer menjadi paling kecil sekalikomputer menjadi paling kecil sekali
8.Komunikasi antar karyawan dapatKomunikasi antar karyawan dapatdilakukan dengan memakai Edilakukan dengan memakai E--Mail &Mail & ChatChat
9.Bila di antara client/server terhubungBila di antara client/server terhubungdengan modem, maka seluruh ataudengan modem, maka seluruh atausebagian komputer pada jaringan LANsebagian komputer pada jaringan LANdapat mengakses ke jaringan Internetdapat mengakses ke jaringan Internet
10.Biaya akses ke Internet lebih murah sebab menggunakan Server
11.informasi bisa lebih tidak sedikit ditemukan oleh client
12.Dapat saling tukar menukar data/informasi
13.Bisa dijadikan Workstation

Kerugian LAN
1.Jika memakai HUB bakal lebih lambat dalam pengaksesan sebab speed terbagi guna client yang lain
2.Tidak dapat dijadikan sebagai Server
F. Manfaat Jaringan LAN (Local Area Network)
Sudah pernahkah sobat-sobat membina atau menciptakan suatu jaringan LAN (Local Area Network), bila belum sobat-sobat butuh mencobanya, pasti saja kriterianya andai sobat-sobat memiliki komputer paling tidak 2 unit. Mengapa sobat-sobat butuh mencoba membina atau menciptakan jaringan LAN (Local Area Network), sebab dengan jaringan LAN (Local Area Network) sobat bakal mendapatkan tidak sedikit manfaat dan kemudahan, Apa saja guna dan kemudahannya:
Dapat membaca, mengkopi, mengedit serta mencetak data/file yang tersimpan di komputer yang beda secara langsung tanpa memakai flashdisk ataupun CD ROM.
Dapat pemakaikan perlengkapan atau peripheral yang terpasang di komputer yang lain, contohnya yakni printer, sampai-sampai tidak butuh 1 komputer 1 printer, lumayan dengan 1 printer komputer yang lainnya dapat menggunakan.
Menjalankan program yang terdapat dikomputer lain. Misalkan anda mempunyai 2 komputer, 1 kpmputer yang spesifikasinya rendah dan yang satu spesifikasinya tinggi, nah anda tidak mungkin menginstal program-program berat dikomputer yang spesifikasinya rendah, lumayan hanya menginstal dikomputer yang spesifikasinya tinggi, komputer yang spesifikasinya rendah dapat menggunakan program-program yang besar tadi.
Menghemat biaya. Mengapa menghemat biaya, sebagai contoh ialah printer, anda mempunyai 2 komputer, anda tidak perlu melakukan pembelian 2 printer, lumayan membeli 1 printer dapat digunakan oleh dua komputer.makalah hits
Menghemat kapasitas/memori media penyimpanan (harddisk). Mengapa demikian, andaikan ada komputer yang mempunyai harddisk 1 Tera dan komputer yang melulu memilik harddisk 20 G, tidak barangkali kita menyimpan file atau data yang besar di komputer yang harddisknya hanya 20 G, Kita simpan saja di komputer yang harddisknya 1 Tera, andai komputer yang mempunyai harddisk 20 G, bisa




BAB III
PENUTUP

A. Kesimpulan

· Jaringan komputer terutama LAN telah tidak sedikit diaplikasikan dalam sekian banyak  bidang dan lembaga antara beda di perusahaan, perguruan tinggi, lokasi tinggal sakit, dan perpustakaan.
· Jaringan komputer LAN memiliki keunggulan dan kekurangan antara lain keunggulannya dalam perancangannya LAN maupun pengelolaannya tidak tidak membutuhkan pihak lain laksana penyedia jasa telekomunikasi sebab LAN dapat mempunyai sifat mandiri (jika tidak terhubung ke internet), ketenteraman LAN lebih gampang terjamin dikomparasikan dengan jaringan yang punya jangkauan luas laksana Metropolitan Area Network (MAN) maupun Wide Area Network (WAN), dan kecepatan transfer data pada jaringan LAN relatif lebih cepat dikomparasikan dengan jaringan lain laksana MAN dan WAN.makalah hits
 Kelemahannya ialah LAN melulu melingkupi distrik yang lumayan sempit, sehingga bilamana dibutuhkan untuk jangkauan area yang lebih luas, sejumlah LAN mesti digabung menjadi MAN ataupun WAN

Komentar